Senin, 19 Desember 2011

Lumpia rebung ala me, dhi2 :P

keisengan dikantor ngga ada Big Boss2 jadilaah ini... "Lumpia isi rebung"
yuuk dicoba...

Bahan:

20 lembar kulit lumpia
250 gram rebung rebus/bangkuang dipotong halus seperti batang korek api
25 gram ebi (udang kering) diseduh air panas, dihaluskan
¼ bagian ayam (dada) dicincang
125cc kaldu ayam
2 sdm kecap manis
2 sdm tepung sagu dicairkan dengan 1 sdm air

Bumbu yang diulek/dihaluskan:

3 siung bawang putih
5 butir bawang merah
½ sdt lada bulat
1 sdt garam

Cara membuat:

Tumis bumbu yang dihaluskan sampai harum, masukkan irisan rebung, ebi, daging ayam, aduk rata setengah matang.
Masukkan kaldu dan kecap. Bubuhkan bumbu masak sesuai selera. Setelah kering, masukkan 1 butir telur di kocok, aduk hingga matang atau jika tanpa elur kocok, segera angkat dari api.
Masukkan adonan isi dalam tiap lembar kulit lumpia. Rekatkan dengan cairan tepung sagu. Goreng sampai berwarna kecoklatan. Hidangkan dengan acar dan sambal cuka.



Rabu, 14 Desember 2011

Lebih baik sakit hati dari pada sakit gigi...? oohh no... !! :'(

Udah hampir satu minggu ini ngerasain yang namanya sakit gigi, ampuuun deh sakitnya.. tidur tak nyenyak makan pun tak enak.

udah diminumin obat penghilang nyeri tapi masih tetep aja ngga ilang - ilang juga nyerinya, heran betah amat.. tapi jangan harap aku bakalan menginjakkan kaki ke drg dengan mudahnya, apalagi harus seorang diri.. oooh BIG NO !! takuuuuutt... #kodenih :p

pernah dengar ada yang bilang lebih baik sakit hati dari pada sakit gigi ? duuh ngga dua - duanya lah ya.. sama sakitnyaa.. sama nyerinyaa.. sama ngga nyenyak tidurnya.. sama tak enak makannya.. hehehehe.. *jadicurcol*

yaaaah dinikmati saja laah *sambil nunggu ada yg mau nemenin ke drg* :D

tetep semangaaaaat \m/

What should I do ?

Hmmmm.... Entah kenapa akhir - akhir ini mulai ngerasa jenuh dengan aktifitas sehari - hari. Bangun pagi nyiapin krucils berangkat sekolah, berangkat kerja, dikantor ya ngerjain itu - itu aja, pulang nemenin krucils, tidur, ketambahan klo pas weekend (Jumat - minggu) ada kuliah. aaaaarrrrrgggg.. rasanya hidupku tak berwarna

*buru - buru ambil crayon*

Sempat berfikir *duduk di bawah shower* *cari ide* mo resign dari kerjaan, mo dirumah aja, mo lebih fokus ke suami n krucils, mo melampiaskan hobby masak memasak yang sekarang suka pending karna ud ngga ada waktu, nyoba - nyoba resep sapa tau berujung bisa buka warung kecil ato terima jasa catering :p

tapiiiiiii..... tapiiiiiii.....

aku baru aja merintis sebuah rencana, rajin kuliah, berdoa biar lulus tepat waktu, mo magang di kantor bergengsi itu, mo nerusin kuliah lagi, mo jadi sesuatu... aaaaaaaaaarrrrrrrgggg..... pilihan yang sulit.


what should i do ?


*showeeeer... mana showeeeer.... *

Kamis, 08 Desember 2011

Rain in the night...



foto ini diambil pas di luar lagi hujan deras - derasnya dengan petir yang sangat menyeramkan dan ini kami (aku bersama 2 org sahabatku) sedang menunggu untuk nonton #PJPthemovie *yeeaay finally* di salah satu mall yang ada di Surabaya, jadilah kita ber-narsis2 ria ;p

*sayang 2 org tmnku tak mau fotonya di publikasikan *

Jumat, 18 November 2011

How...... ???

Bagaimana caranya kita membicarakan tentang cinta.., pada seseorang yang tak pernah tahu apa cinta itu.. Bagaimana caranya membicarakan tentang rasa sepi.., pada seseorang yang tak pernah perduli kecuali tentang dirinya sendiri..

Rabu, 16 November 2011

my story of hijab :)

Saya Hayu Ardianti (25th), lahir di Yogyakarta 06 Maret 1986, istri dari Diri Moch. Prasodjo (38 th) juga seorang ibu dari Ryan Maulana Fitrananda Prasodjo (5th) dan Bryan Syahputra Maylano Prasodjo (3th). Setiap harinya (senin – sabtu) saya bekerja sebagai sekertaris di sebuah perusahaan jasa konsultasi di bidang hukum di kota Surabaya.

Saya masih ingat betul awal mula saya memutuskan untuk berhijab sekitar satu tahun yang lalu, tepatnya 10 januari 2010. Sebenarnya keinginan ini ada sudah sejak lama, tetapi saya masih belum yakin betul, hingga awal Januari tersebut saya merasa mendapat hidayah (lewat mimpi) dari Allah SWT , dan saya benar-benar mantab melaksanakannya. Awalnya banyak tentangan dari keluarga, sahabat-sahabat bahkan suami sempat meragukan keputusan saya untuk berhijab di usia muda, takut kalo nantinya saya tidak bisa mempertanggung jawabkannya, takut kalau hanya ikut-ikutan trend, takut klo hanya lepas-pakai-lepas-pakai, takut kalau tidak tampak modis dan sebagainya. Tapi saya selalu berusaha menepis anggapan – anggapan tersebut, saya tetap teguh dengan keputusan saya untuk berhijab, banyak belajar model – model hijab terbaru, saya buktikan meskipun wanita berhijab tidak akan menggangu aktifitasnya, bisa tetap tampil modis sesuai dengan syiar agama islam dan alhamdulillah suami dan keluarga sekarang mendukung sepenuhnya keputusan saya.

Alhamdulillah sejak saya berhijab rejeki semakin dimudahkan, saya mendapatkan pekerjaan dengan mudah sesuai dengan keinginan saya (padahal ada anggapan wanita berhijab susah cari kerja). Kemanapun saya pergi saya merasa tenang karena saya merasa terlindungi oleh hijab yang saya kenakan, banyak yang memuji semakin cantik dengan berhijab, bahkan kini teman – teman banyak yang minta diajarkan cara model hijab yang saya pakai, ada juga yang menyarankan saya untuk membuka hijab class dan bahkan beberapa teman mengikuti saya untuk berhijab di usia muda. Senang bisa menjadi inspirasi untuk orang – orang terdekat saya.

Saran saya untuk teman – teman yang ingin berhijab sesegerakanlah, jangan jadikan hijab sebagai beban, dengan berhijab kita akan semakin tampak lebih “istimewa” diantara para wanita muslim lainnya.

Hayu Ardianti (25 th), karyawati.